“shinkansen”: contoh proses yang lean-six sigma

shinkansen

Setiap kali saya mendapat pertanyaan tentang seperti apa sih suatu proses yang bisa menjadi contoh sebagai proses yang lean-six sigma, ingatan saya akan langsung teringat pada shinkansen di Jepang. Jaringan kereta api super cepat ini, bukan hanya menjadi faktor penggerak ekonomi yang luar biasa besar bagi Negara Matahari Terbit itu, namun juga menjadi simbol kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan mereka.

Bagaimana performance shinkansen ini? Ini ada beberapa fakta luar biasa:

  • Kecepatan maksimum bisa mencapai 300 km/jam.
  • Sangat sibuk, pada banyak rute, bisa berangkat tiap 5 menit
  • Sejak dimulai tahun 1964, tidak pernah terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian!!!!. Ini luar biasa, mengingat Jepang negara rawan gempa dan tsunami.
  • Tingkat ketepatan jadwal shinkansen berkisar plus-minus 6 detik!

Walaupun mungkin orang Jepang tidak menyebutnya Lean-Six Sigma, namun inilah contoh suatu proses yg bisa disebut World Class, yakni terpenuhinya ciri-ciri:

  1. Sangat strategis, mempunyai peran penting bagi suatu negara/perusahaan/organisasi
  2. Melampaui ekspektasi pelanggan (exceeded customers expectation)
  3. Selalu dalam kerangka perbaikan berkesinambungan (continuous improvement)
  4. Tingkat kegagalan (defect) sangat kecil

 

Bagi para pembaca, pikirkan proses/system yang sangat penting dalam organisasi anda, apakah sudah mencapai tingkat seperti diatas? Jika belum, itulah yang disebut OPPORTUNITY FOR IMPROVEMENT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>